Seminar Nasional Menyongsong Era Industri 4.0
.jpg)
Selasa tanggal 19 Desember 2017, Bertempat di gedung Prof. RHA. Soenarjo, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta diadakan seminar dengan Judul “Menyongsong Era Industri 4.0 melalui Sinergi akademisi, Industri dan Pemerintah, Sebuah Perspektif dari Jerman”.
Industri 4.0 merupakan tata kelola industri yang sedang berkembang didunia sekarang khususnya di Jerman. Era dimana ditandai dengan banyaknya tenaga kerja yang akan digantikan dengan mesin-mesin otomatisasi yang menitikberatkan pada penggunaan IT yang efektif untuk menjalankan tugas-tugas. Sumber daya yang ada haruslah dialihkan dari tenaga trampil ke bidang Teknologi Informasi sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran kedepan.
Dr. Ing. Hendro Wicaksono selaku pemateri mencoba memaparkan sejarah revolusi Industri dari mulai Industri 1.0 sampai dengan Industri 4.0 dengan karakteristiknya masing-masing. Di Jerman sendiri industri 4.0 mulai berkembang di beberapa wilayah, dan hampir disetiap wilayah terdapat industri 4.0. Adanya Industri 4.0 tak terlepas dari adanya peran Akdemisi, bisnis dan pemerintah.
Dukungan dari Pemerintah sendiri yaitu dengan memberikan bantuan seperti, pendampingan terhadap UMKM, Standardisasi arsitektur insfrastruktur IT, IT security, Adaptasi/Transformasi kualifikasi SDM. Dalam ranah bisnis sendiri bisnis IT yang inovatif sehingga dalam perkembangan IT yang begitu cepat inovasi dalam bisnis IT mutlak dibutuhkan. Pada bidang pendidikan sendiri berperan dalam mengintegrasikan Ilmu Engineering dan IT, Enterpreneurship, dan Learning Analytics. Pada bidang pendidikan sendiri diperlukan adanya pengembangan pemahaman lintas bidang ilmu pengetahuan, kemampuan beradaptasi dan kemampuan IT.
Oleh karena itu dibutuhkan hali di bidang TI yang mampu berkolaborasi lintas bidang, memacu masyarakat agar mempunyai jiwa interpreneurship dan berani mengambil resiko, dan semangat belajar seumur hidup karena perubahan yang sangat cepat. Pemerintahan haruslah juga memiliki kebijakan yang dapat memaksimalkan potensi daerah.